SEJARAH SD ‘AISYIYAH SBH

SD ‘AISYIYAH SBH
Kronologi Pendirian SD
Bermula dari harapan wali murid wilayah Meteseh yang kesulitan mencari sekolah lanjutan TK yang berbasis agama dan adab, Ibu Yani Mulyani selaku inisiator mengajak pemilik Yayasan, Bapak Heru Isnawan beserta istrinya Ibu Sri Indrawati untuk bersama-sama mendirikan Sekolah Dasar (SD) sebagai bentuk syiar Islam dan menjawab keluhan masyarakat. Yayasan tersebut bernama Bening Hati Mulia dimana lokasinya berada di jalan Bukit Kencana Raya nomor 07 Meteseh yang merupakan sebuah bangunan pondok pesantren as-Shoubari yang bergerak di bidang tahfidz. Setelah kedua belah pihak sepakat, kemudian pada tahun 2018 mengadakan open house dan PMB perdana. Seiring dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah TK wilayah sekitar, sebagian masyarakat menerima keberadaan SD dengan antusias.Tepat di bulan Juli 2018, sekolah yang diberi nama SD Islam Saubari Bening Hati menerima sejumlah 9 murid.
Pelimpahan Wakaf
Sehubungan dengan keberlanjutan pengajuan ijin operasional SD Islam Saubari Bening Hati, maka Ibu Yani Mulyani mengadakan pertemuan khusus dengan Yayasan serta pengurus pondok as-Shoubari. Di rapat tersebut diputuskan bahwa dikarenakan pihak keluarga tidak ada yang berkenan melanjutkan pengelolaan Yayasan, maka Bapak Heru beserta keluarga memutuskan untuk mewakafkan tanah beserta bangunan sekolah dan masjid kepada persyarikatan Muhammadiyah Jawa Tengah. Pewakif meminta pengelolaan difokuskan pada jenjang formal saja. Dari Muhammadiyah dilimpahkan ke Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Tengah Majelis Dikdasmen. Maka dengan ini penamaan sekolahpun berganti menjadi SD ‘Aisyiyah Saubari Bening Hati.